♥Cinta Seorang Penggemar♥

Aku….…aku suka padamu. Itulah kalimat yang bisa kuungkapkan untuk menyatakan perasaanku saat ini.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli apakah kau menyukaiku atau tidak.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli walaupun kau tak mengetahui perasaanku.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli walaupun kau tak menyadarinya. Tak menyadari akan keberadaanku. Tak menyadari bahwa aku selalu ada. Aku selalu ada dibelakangmu. Mendukungmu. Memperhatikanmu. Meskipun tak terlihat.

Aku….…aku suka padamu. Ini aneh. Aku bahkan belum pernah sekalipun bertemu denganmu. Lalu kenapa aku bisa menyukaimu?

Aku….…aku suka padamu. Entahlah, aku suka senyummu. Aku suka tawamu. Aku suka caramu berbicara. Aku suka suaramu. Aku suka gerak-gerikmu. Aku suka wajahmu yang tampan. Aku suka caramu berpakaian. Bahkan……… bukannya merasa ilfeel, tapi aku malah merasa sangat senang jika teman-temanmu mengungkapkan kebiasaan-kebiasaan jelekmu sehari-hari. Membuatku semakin menyukaimu.

Aku menyukaimu. Aku suka tatapan matamu yang teduh dan bersahabat. Aku suka caramu menatap sesuatu. Tatapan yang terkadang juga bisa berubah menjadi tajam dan menusuk. Menarik.

Kau tau? Aku memikirkanmu setiap hari. Setiap detik. Setiap menit. Setiap jam. Disetiap aktivitas yang kujalani disetiap waktuku, kau selalu ada. Menyemangatiku.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli walaupun kita berada di tempat yang berbeda. Tempat yang sangat jauh.

Aku….…aku suka padamu. Aku selalu merasa senang setiap kali kulihat artikel yang memuat berita tentang dirimu. Memuat tentang aktifitas dan foto-foto terbarumu.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli jika banyak orang yang membencimu. Tak peduli jika banyak orang yang mengatakan hal negative tentang dirimu. Karna aku selalu mempercayaimu.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli walaupun teman-temanku menganggap perasaanku ini aneh. Haha aku ingat betul saat itu. Saat aku menangis. Dan itu semua karnamu. Aku menangis karna kau, orang yang aku sukai, tertimpa masalah. Aku menangis saat mendengar berita bahwa kau sedang sakit. Aku menangis saat ku tahu dirimu mengalami kecelakaan. Aku menangis saat membaca artikel tentang kehidupanmu yang keras sebelum kau debut.  Tentang bagaimana sulitnya kau menggapai mimpi-mimpimu. Tentang berbagai hambatan dan rintangan yang kau dapat dalam masa-masa traineemu. Tapi sekarang, bukankah semuanya sudah terbayarkan? Sekarang….. disanalah kau. Berdiri diatas panggung yang megah. Membalas semua kerja keras yang selama ini kau lakukan. Mendapatkan jutaan fans yang meneriakimu diatas panggung. Kau………….berhasil menggapai mimpimu.

Kau sempurna. Dimataku semua yang ada pada dirimu, semuanya terlihat sangat sempurna. Bahkan kekuranganmu sekalipun, tetap kuanggap itu kesempurnaan.

Aneh bukan? Aku terlalu tergila-gila padamu.

Kupandangi lagi layar laptopku ini. Memandangi fotomu. Kau sangat lucu dengan berbagai ekspresi yang kau buat. Menggemaskan. Membuatku ingin mencubit pipi mulusmu itu. Apakah kau pernah sadar betapa tingginya tingkat ketampananmu itu? Ketampanan yang membuatku selalu hampir kehabisan nafas jika terus memandangimu. Hatiku selalu merasa deg-deg an saat kulihat fotomu. Nafasku seakan tersangkut ditenggorokan. Mataku tak berkedip sedikitpun. Sekujur tubuhku merinding. Kau benar-benar hebat. Hanya dengan memandangi fotomu saja, membuatku seperti ini.

Ku perjelas lagi. Aku……..aku sangat suka suka suka , aku sangat menyukaimu. Mungkin banyak orang berkata aku bodoh, atau aku ini berlebihan. Kenapa menyukai seseorang yang bahkan belum pernah kutemui sebelumnya. Kenapa tergila-gila dengan seseorang yang bahkan dia tak mengenalku sama sekali.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli walaupun mungkin sebenarnya kau telah memiliki seorang kekasih disana.

Aku sadar, cintaku ini bertepuk sebelah tangan. Kau selalu mengatakan kalimat “ aku mencintaimu “ ketika kau sedang berada diatas panggung. Tapi sungguh, aku ingin kau mengatakan kalimat itu khusus untukku. Bukan sebuah ucapan kasih sayang dari idola untuk penggemarnya. Maksudku……. Secara pribadi, perasaan yang tercantum dalam kalimat itu, aku menginginkannya. Aku ingin cintaku terbalaskan.

Aneh. Aku sadar aku ini hanya seorang fan yang tergila-gila padamu dan aku ‘sangat’ tau kalau kita tidak mungkin bersama. Tapi, disisi lain, aku sangat menginginkanmu. Aku ingin kau menjadi milikku. Milikku seutuhnya. Bukan hanya menjadi pacar imaginasiku. Aku ingin kau menjadi milikku secara nyata.

Haduhh, kenapa aku jadi begini? Aku menumpahkan semua perasaanku kedalam tulisan ini. Membuatku kembali menangis. Sebegitu besarkah perasaan cintaku padamu? Sebegitu besarkah rasa ingin memilikimu?

Dibenakku………. Tak pernah terbayangkan tentang apa yang akan aku lakukan jika suatu saat bertemu dengan dirimu. Tentang perasaanku. Mungkin sama dengan jutaan fans mu yang lain, aku akan meneriaki namamu dari kejauhan. Atau………… aku sudah keburu pingsan duluan. Meskipun begitu, sekali saja dalam hidupku, aku ingin bertemu denganmu. Bolehkan aku berdoa begitu?

Dibenakku pun tak pernah terbayangkan jika kau dan aku mengobrol bersama. Mengobrol dengan jarak yang begitu dekat. Bukan berkomunikasi antara idola dan fans. Tapi……….mengobrol dengan akrab. Layaknya seorang teman. Haha aku gila. Apa yang aku pikirkan sih? Jelas-jelas hal ini tak akan mungkin pernah terjadi. Mustahil.

Aku….…aku suka padamu. Tak peduli walaupun aku sudah mengetahui banyak hal tentang dirimu, sedangkan kau, tak ada yang kau ketahui tentang aku. Kau bahkan tak tau namaku dan dimana tempat tinggalku.

Menyakitkan.

Tapi aku tidak akan menyalahkanmu. Karna aku sadar. Kau ….yang notabene seorang bintang besar, tentu punya jutaan fans diseluruh dunia. Tidak mungkin kau menghafal semua nama fansmu kan?

Baiklah, kita sudah sampai pada akhir cerita. Semua perasaanku padamu, telah kusampaikan. Kini……hatiku lega. Kenyataannya, aku hanya dapat mengagumimu, aku hanya dapat mencintaimu sebelah tangan. Biarlah, tak apa. Aku tak marah. Biarlah aku menanggung perasaan cinta ini sendiri. Aku tak akan menyesal. Aku tak akan bunuh diri karna kau tak membalas cintaku. Hahaha..aku tak mungkin melakukan hal gila itu. Aku masih waras. Aku masih ingin hidup dan meraih cita-citaku.

Untuk kesekian kalinya, kukatakan lagi. Aku menyukaimu. Ah….tidak. Aku mencintaimu. Aku yakin itu.

Hiduplah dengan baik, makan yang banyak, tidur yang cukup, jaga kesehatan badanmu dan teruslah tersenyum. Aku akan terus memperhatikanmu.

Disini………didepan layar laptopku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s