[FF] DC

Title:

DC

Main Cast:

…… & ……

Author:

“D”

Genre:

Fluff, romance maybe

Length:

Ficklet

Ini FF tercepat yang pernah aku buat. Selesai hanya dalam waktu 5 menit. hahaha Gara2 tadi malam demam, trus jam 11 gak bs tidur, jd aku dengar lagu + ngetik nih FF deh di hp ^^. Silahkan muntah selesai membaca, karna FF ini benar2 sangat jelek dan ancur kadut (?), maklum readers, ak gak pandai bikin FF, cm iseng ajaa ^^

Aku duduk didepan meja kerjaku. Memeriksa beberapa berkas sambil sesekali menyesap secangkir capucino hangat yang telah kubuat.

 

“Accounts receivable, supplies, land. .”

 

Mataku dengan teliti mengikuti gerakan jari telunjukku, memeriksa kelengkapan akun dalam sebuah laporan keuangan. Aku melirik ke arah jam kecil yang ada di atas meja. 17.17. Tanpa terasa ternyata sudah lebih dari tiga jam aku berkutat pada pekerjaanku memeriksa laporan keuangan. Huff, pantas saja badanku terasa pegal semua. Kusandarkan tubuhku pada punggung kursi, menarik nafas dan kembali meminum capucinoku. Sedetik kemudian tubuhku sudah bangkit berdiri. Sepertinya dengan sedikit berjalan-jalan akan membuatku kembali relax. Saat aku melewati ruang tengah, sebuah laptop apple yang tergeletak di atas sofa sukses menarik perhatianku. Akhir-akhir ini karna kesibukanku sebagai seorang akuntan, membuatku hampir tidak punya waktu untuk berselancar di internet. Bagaimana jika menonton beberapa video music di youtube? Sepertinya itu ide yang bagus. Atau hanya sekedar mengecek akun twitterku sepertinya juga tidak masalah.

 

Kutaruh laptop berwarna putih itu di pahaku dan segera menghidupkannya. Saat benar-benar sudah hidup, sebuah foto yang menjadi background layar langsung menyambutku.

 

Foto aku dan suamiku ketika kami berlibur ke Selandia Baru.

 

Tepatnya satu tahun yang lalu, di depan sebuah rumah hobbit. Masa bulan madu kami. Aku tersenyum mengingat masa itu. Tanpa terasa pernikahan kami sudah berjalan selama satu tahun. Waktu memang cepat berlalu. Otakku berputar mengingat peristiwa beberapa tahun yang lalu. Dengan cepat aku mengetik sebuah alamat website pada mesin google.

 

www.myworldmylifemyimagination.wordpress.com

 

Tak sampai lima detik, google berhasil menemukan alamat website tersebut. Sebuah website dengan dominasi warna pink. Warna yang dulunya kubenci, namun entah sejak kapan menjadi favoritku. Headernya berupa gambar ke-12 member EXO, boyband favoritku. Aku menggerakkan kursorku ke arah bawah halaman website.

 

–         27 November 2013 Happy Birthday Park Chanyeol

 

Itulah artikel teratas sekaligus artikel terakhir yang di post. Jariku bergerak lincah mengklik judul artikel. Dan tawaku langsung pecah saat membaca tulisan dalam artikel itu.

 

‘Selamat ulang tahun yang ke 22 untuk suamiku tercinta Park Chanyeol. Semoga selalu sehat, panjang umur, dan murah rezeki. Semoga kau semakin tampan. Kekekekk. Semoga Chanyeol dan Baekhyun segera menikah dan mendapat momongan ^^.’

 

“Huahahaha, astaga! Kenapa aku bisa menulis begitu?”

Aku terus menelusuri setiap artikel yang ada pada sidebar website. Satu artikel kembali sukses menarik rasa penasaranku.

 

–         02 Agustus 2013 Chanyeol dan Sulli berpacaran???

 

Artikel tersebut berisi sejumlah foto dengan foto pertama Chanyeol dan Sulli yang tertangkap kamera memakai sebuah gelang yang sama. Dibawah foto terdapat tulisan dengan font yang di bold dan berwarna merah.

 

HUUUUAAAAAAHHH PARK CHANYEOL!!!! APA YANG KAU LAKUKAN???? KAU MENGKHIATIKU???? OK, KALO GITU MULAI DETIK INI JUGA LO (┌˘.˘)┌ GUE  (┌˘.˘┐) END  ┐(˘.˘)┌ . END END END GAK PAKE NYAMBUNG LAGI!!! *berpindah ke Sehun*

SULLI SULLI SULLI, I HATE SULLI I HATE SULLI I HATE SULLI. . .

 

Lagi-lagi tawaku meledak. Aku masih ingat betul, saat itu aku begitu cemburu melihat Chanyeol –idolaku- memakai gelang yang sama dengan gadis lain. Tidak rela jika faktanya gelang itu adalah gelang couple. Ya ampun, jika suamiku membaca komentarku pada artikel ini, dia pasti akan menertawaiku sampai mati. Tidak, dia tidak boleh tahu.

 

Aku melanjutkan penelusuranku dengan membuka page daftar isi yang tersedia di website. Mengklik salah satu artikel.

 

-EXO Comeback + Chanyeol’s New Hair –

 

Isinya sebuah music video EXO berjudul ‘Wolf’. Lengkap dengan foto masing-masing member di bawah video, dan tentu saja di setiap foto selalu ada komentar yang ditinggalkan.

 

‘Kenapa rambut Chanyeol kayak gitu? Aneh banget -____- KYYAAAA, kembalikan rambut Chanyeol ku!!! Kembalikan!!!! padahal aku suka banget ama rambut Yeollie yang lama, rambut flower boy berwarna coklat tua. Tapi sekarang. . .IGE MWOYAAA???? Kenapa harus dicukur setengahnya? -_____- kenapa kenapa kenapa??’

 

“Wow, aku benar-benar sangat lebay.” Gumamku.

Sekilas mataku melirik pada kolom komentar yang ada pada sidebar. Dengan penasaran, ku klik satu komentar teratas. Dengan ID ‘EXO stans’, diikirim pada tanggal 02 Desember 2017. Itu berarti sekitar setahun yang lalu.

 

‘Eonnie, kenapa website ini gak pernah di update lagi? Udah bertahun-tahun gak dengar kabar Eonnie. Aku kan kangen dengan Eonnie. Hehehe’

 

Aku tertawa jahil ”Ckckck, kalau ku update sekarang kau pasti akan langsung terkena serangan jantung.”

“Apa itu?”

Sebuah suara berhasil mengagetkanku. Buru-buru kututup laptopku. Membalikkan badan menghadap ke sumber suara.

“O. .oppa, kau sudah pulang?”

Orang itu tak lain dan tak bukan adalah suamiku sendiri.

“Ne.” balasnya singkat.

“Tapi. .bukankah kau bilang hari ini kau pulang malam?” tanyaku heran. Demi keseimbangan langit dan bumi, apa suamiku melihat ‘pekerjaanku’ tadi ya? Astaga, jangan sampai dia melihatnya. Itu hal yang sangat memalukan.

“Iyyaa. .” ia berpindah duduk di sofa.”Tapi aku harus pulang dulu untuk mengambil beberapa baju.”

Aku hanya ber-oh ria, tanda mengerti. Tiba-tiba saja matanya menatapku lekat. Tatapan matanya begitu dalam menusuk manic mataku. Aku yang mendapat tatatan seperti itu tentu saja merasa gugup..

“A. .a. .apa?”tanyaku.

“Kau. . .” Ia mendekatkan wajahnya padaku. membuat sekujur tubuhku membeku. Aliran darahku berdesir hebat menggelitik tulangku. Pikiranku sudah melayang membayangkan hal selanjutnya yang akan terjadi. Apa dia akan menciumku? Namun imaginasiku seketika itu juga langsung hangus saat ia menarik kembali wajahnya.

“Tidak jadi. .” ujarnya dibarengi kekehan. Aisshh dasar, rupanya dia hanya mengerjaiku.

Aku memukul lengannya pelan. “Yak Oppa, kau menyebalkan.”

“Maaf, maaf. Hey, aku sangat lapar. Istriku yang baik, maukah kau membuatkan makanan untuk suamimu yang tampan ini?” Ia menunjukkan puppy eyes nya padaku. Astaga, sejak kapan suamiku terlihat begitu manja seperti ini?

“Ne, kau ingin makan apa Oppa?”

“Apa saja. Asalkan kau yang memasak, apapun itu pasti akan kumakan.”

Ia mengacak rambutku. Aku tersenyum geli mendengar ucapannya yang begitu manis.

“Kalau begitu, kau masaklah yang enak. Oppa, mau ganti baju dulu.”

“Ne.”

Suamiku berdiri menuju kamar kami. Aku menatap punggungnya. Rasanya sampai detik ini pun aku masih tak percaya. Lima tahun yang lalu, sosoknya hanyalah sebuah objek imaginasi konyolku. Lima tahun yang lalu, dia hanyalah kumpulan ratusan foto yang ada dalam folder laptopku yang kupandangi setiap hari. Tapi sekarang? Dia berdiri dihadapanku. Dia nyata. Dia suamiku. Kami menikah. Kami tinggal serumah. Kami tidur di kamar dan ranjang yang sama. Kami makan, menonton dan menghabiskan banyak waktu berdua. Mengingat hal itu membuat debaran jantungku berdetak sangat cepat.

“KYYYYYAAAAAAA……” aku menutupi wajahku yang memanas. Kudengar langkah kaki mendekat dan sebuah tangan mengguncang bahuku.

“Chagi, kau kenapa? Kenapa teriak? Apa ada yang sakit?” Suamiku. Terasa sekali dia sangat khawatir dalam nada bicaranya.

Aku sedikit membuka wajahku, hanya memperlihatkan bagian mata saja. Aku tidak mau jika dia melihat wajahku yang sudah memerah seperti kepiting rebus sekarang ini.

“Oppa, chankaman. Aku ke kamar mandi dulu.”

Tanpa memperdulikan panggilannya, aku segera berlari ke kamar mandi. Mengunci pintu dan membasuh wajahku dengan air keran.

“Yak!! Dede-ya, ada apa denganmu? Kenapa tiba-tiba kau jadi malu dengannya? Biasanya juga biasa saja. Bukankah dia suamimu? Pabo. . pabo. .kau pasti terlihat sangat konyol. Hey jantung, kenapa kau berdebar sangat kencang?” ujarku berbicara sendiri pada pantulan diriku di cermin.

Ini benar-benar sangat mengherankan. Kenapa aku jadi salah tingkah dihadapannya? Tidak boleh terjadi lagi. Dia akan berpikir aku gila jika aku terus begini. Huff. . .

Setelah kurasa cukup dengan acara ‘menenangkan diri’ di kamar mandi, aku keluar. Saat aku keluar, dengan gerakan cepat suamiku menarik tubuhku dalam pelukannya. Dan itu membuatku terkejut dan sedikit bingung. Ada apa dengannya?

Aku mendongak.”Oppa, apa yang kau lakukan?”

Bukannya menjawab, ia malah terlihat asyik menghirup wangi rambutku.

“Oppa, lepaskan. Bukankah kau bilang kau lapar?” aku berusaha melepaskan diri namun ia malah menguatkan pelukannya.

“Saranghae.” Bisiknya pelan.

Aku mematung. Dia sudah terlampau sering mengucapkan kata itu, namun mengapa sekarang terdengar agak sedikit berbeda. Ehm. . terasa lebih dalam. Jantungku yang semula sudah normal, kini kembali berdetak tak karuan. Aku tidak peduli. Aku tidak peduli lagi jika suamiku mendengar suara detak jantungku. Kubenamkan wajahku pada dada bidangnya dan sibuk menghirup aroma maskulin tubuhnya yang selalu membuatku gila. Untuk beberapa saat, kami hanya diam. Tenggelam dalam pikiran masing-masing dan merasa nyaman akan kehangatan yang tengah kami rasakan. Hingga akhirnya dia mengecup lembut keningku dan melepaskan pelukan kami.

“Dede-ya. . .”

 

Aku tersenyum menatapnya. “Apa?”

 

“Bagaimana rasanya menikah dengan idolamu?”

 

THE END

 

6 thoughts on “[FF] DC

  1. sebelum baca, aku komen dulu.
    Ada yg ngejanjel dngn judulnya DC, jngn2 Dede Chanyeol.

    Yakk, eonni sakit?? GWS eon cantik

    • tengkiyu saeng ~~~
      gak tau deh, smggu ini badan kurang bersahabat, kayaknya karna keseringan begadang nemenin chanyeol latihan deh ^^

      tebak sendiri deh arti judul ny. . . .
      hahaha

  2. lagi sakit aja masih sempet becanda, ngaku2 nemenin suami orang lg -__-

    wks, harusnya eon juga bikin ff CZC (?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s